Uwais Al Qarni ; Birr Bukan Bunga

Siapakah yang kenal dengan Uwais Al Qarni?
Mereka yang mengirim bunga dan kata-kata puitis untuk ibu melalui sosial media dihari ini pantas malu jika tidak mengenal sosok tabi’in ini.

Kenapa ?
Sosok yang sangat terkenal di langit(kalangan malaikat) namun tidak dikenal di bumi. Rasullah SAW bercerita tentang beliau tanpa pernah melihatnya. Lalu Rasullah SAW bersabda kepada Umar bin Khatab RA “jika kamu bisa meminta kepadanya memohonkan ampunan (kepada Allah SWT) untukmu maka lakukanlah”

Siapakah Uwais Al Qarni?
Seandainya islam mengenal simbolik, saya yakin patung beliau pantas menjadi simbol anak yang berbakti kepada orang tua.

Uwais seorang Tabi’in yang berasal dari Bani Murad daerah Qarn-Yaman.Nama lengkapnya Uwais bin Amir. Uwais seorang anak yatim yang hidup dengan ibu yang sudah tua. Sebagai anak yatim dalam hidup miskin dan segala kekurangan. Namun Uwais berbakti mulia kepada ibunya. Melayani seluruh kebutuhan ibu yang sudah tua mulai dari mempersiapkan makanan,minuman dan kebersihan.

Uwais sudah memeluk islam namum karena berada jauh di Yaman belia belum pernah bertemu lansung dengan Rasullah, beliau sangat ingin datang ke Madinah untuk bertemu Rasulllulah dan belajar syariat islam lansung dari Rasullullah namum karena ibunya yang sudah tua tidak memungkinkan untuk ditinggal sendiri.

Seiring dengan bertambah keimanannya maka semakin bertambah pula keinginan untuk bertemu dengan Rasullullah.
Maka Uwais mempersiapkan semua kebutuhan ibu yang akan ditinggalkan untuk beberapa hari. Mulai dari makanan,minuman dan kebersihan.

Setelah semuanya beres berangkatlah Uwais menuju Madinah. Namun sesampai di Madinah Rasullulah sedang melakukakan penaklukan sehingga Uwais tidak bisa bertemu.
Setelah menunggu lama belum terlihat tanda-tanda Rasullullah dan pasukan akan kembali ke Madinah. Uwais memutuskan kembali ke Yaman.

Sampai Rasullullah meninggal Uwais tidak pernah bertemu dengan Rasullullah.

Berhaji dengan ibu
Sebagai muslim yang taat Uwais berkeingan untuk menunaikab ibadah haji bersama ibunya yang sudah tua renta dan sudah tidak kuat untuk berjalan. Perjalanan jauh dan sangat berat yang akan ditempuh oleh Uwais dengan ibunya.

Maka Uwais mempersiapkan fisik dengan cara membeli beberapa ekor anak kambing. Kemudian setiap pagi anak kambing di gendong keatas sebuah bukit untuk mendapatkan makanan, menjelang malam Uwais menjemput anak kambing tersebut dan menggendong untuk dibawa pulang. Inilah yang dilakukan Uwais setiap pagi dan menjelang malam hingga akhirnya kambing tersebut semakin besar dan semakin berat semakin kuat pula fisik Uwais.

Setelah semuanya beres berangkatlah Uwais dengan menggendong ibunya menuju Baitullah di Mekkah dalam menunaikan ibadah haji.
Sungguh bakti mulia dari anak yang sholeh.

Bagi Uwais tidak ada bunga dan kata-kata yang puitis untuk ibu karena yang beliau kenal adalah Birr (Bakti mulia). Bagi Uwais tidak ada ucapan selamat hari ibu hari ini karena berbakti kepada ibu sepanjang massa.

Pahankan anaku.

****

Al Albana, Pondok Aren Hari Ibu 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close