Berbisnis Dengan Allah

Sebagian orang menjadikan Allah sebagai mitra bisnis. Bagaimana tidak?, sholat dhuha agar karir melejit, berangkat umbroh atau haji agar bisnis lancar, sedekah Avanza agar dapat Alphard.

Ibadah ya ibadah, bukan karena hal yang bersifat duniawi dan kebendaan, mestinya ibadah dilandaskan kepada tiga hal ; 1. Mahabbah (penuh kecintaan kepada Allah, sebagai wujud syukur atas nikmat-Nya), 2. Khauf (takut akan ancaman neraka Allah), 3. Roja’ (mengharapkan Ridho Allah akan Surganya). Sedekah ya sedekah, investasi ya investasi jangan di campur, boleh sih menganggap sedekah sebagai investasi namun bukan investasi yang returnya di dunia tapi di akhirat.

Ketika masih menjadi ‘sekrup kecil’ dari kapal besar yang orang menyebutnya Kapitalis, saya sering menyaksikan beberapa orang yang sholat dhuha sangat rajin bahkan tidak pernah ketinggalan, sudah seperti sholat fardhu, ini bagus bahkan sangat bagus, namun sayangnya mereka melalaikan atau menunda-nunda sholat zhuhur, biasanya mereka melaksanakan Zhuhur di penghujung waktu beberapa saat menjelang masuk waktu ashar, bahkan tak jarang saat azan Ashar berkumandang mereka masih belum selesai sholat zhurur. Lalu Setelah salam lansung mereka mendirikan sholat ashar. Beberapa orang menjuluki mereka dengan ‘pasukan zhusar’.

Mereka Sungguh orang-orang yang sangat efektif dan effesien,hemat waktu, hemat air untuk wudhu sekaligus hemat kosmetik untuk dandan. Biasanya kaum hawa.

Al Albana, Juli 2017

Kategori Esai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close