Jalan Sunyi Bung Ketjil~Sutan Sjahrir

 

Selain proyek menggarap film G 30 S reborn dengan versi milenial. Adakah produser dan sineas yang tertarik dengan kisah LDR antara Sjahrir dan Maria?.

Sungguh kisah cinta yang rumit dan penuh romantika dan tidak berakhir bahagia pula. Kisah cinta buta, beda ras, beda bangsa dan beda negara. Suami-isteri yang menikmati manisnya pernikahan tak lebih dari lima minggu dipaksa berpisah oleh pemerintah kolonial Belanda karena pernikahan mereka dianggap tidak syah, dan Maria dipaksa pulang ke Belanda.

Berbagai upaya dilakukan Maria mulai dari menyurati Ratu Kerajaan Belanda supaya Sjahrir dapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Belanda hingga berharap Sjahrir tertangkap dan diasingkan ke Belanda akibat aktivitas pergerakan Sjahrir yang kerap membuat Belanda gerah. Namun apadaya walaupun Sjahrir tertangkap namun tidak dibuang ke Belanda tapi Banda Neira.

Rentang waktu 9 tahun, 1931-1940, sebanyak 287 surat dengan panjang 4-7 halaman. Bahkan Sjahrir selama diasingkan di Banda rela puasa politik-dengan tidak menulis pemikiran dan pandangan politiknya di media-sebagai syarat agar mendapatkan uang tambahan dari pemerintah Hindia Belanda yang digunakannya untuk biaya korespondensi dengan Maria di Belanda.

Adegan yang paling dramatis dan menguras air mata dapat dibuat adalah pada saat Sjahrir mengadakan kunjungan kenegaraan sebagai Perdana Menteri ke India pada tahun 1947, beberapa saat setelah menikahi Asisten Pribadinya Poppy. Sebagai suprise pemerintah India mendatangkan Maria dari Belanda ke India untuk menyambut kedatangan Sjahrir di Bandara New Dehli. Betapa hancurnya hati Maria menyaksikan Sjahrir turun dari tangga pesawat menggandeng Poppy isteri yang baru dinikahinya. Dan betapa kikuknya Sjahrir berhadapan dengan suasana seperti ini.

Bagaimanapun juga kisah cinta ini akhirnya kandas, walaupun di belakang hari akhirnya Maria menikah dengan adik Sjahrir yaitu Sutan Sjahsjam.

Kategori TokohTag

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close