Pesan Perdamaian

Di rumah kami dan sekolah gurumu selalu mengajarkan untuk berbuat baik, membantu sesama. Saling menyayangi dan mengasihi. Tidak memelihara dendam dan saling berprasangka. Tidak berkelahi dengan sesama dan orang lain. Mencari solusi, membereskan kekacauan yang kita timbulkan. Tidak menyakiti mahkluk hidup lain, berbagi dengan sesama, dan tidak menang sendiri.

Lalu kami, orang dewasa melakukan hal-hal yang bertentangan dengan yang kami ajarkan kepada kalian?. Bahkah di ruang publik yang lebih besar yaitu negara, meski sebagian hanya di ruang maya.

Konon katanya kita bangsa yang besar santun, ramah, cinta damai, saling tolong menolang, menghargai satu sama lain. Setidaknya begitulah yang kami dapatkan di bangku sekolah zaman dahulu.

“Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai”, begitulah penggalan lirik lagu dan kenyataan dunia saat ini.

Berdasarkan Global Peace Index yang menyusun peringkat kepada 163 negara yang terdaftar berdasarkan tingkat kedamaian Islandia berada pada peringkat pertama. Negara yang terletak di Semenanjung Skandinavia dengan penduduk hanya 300.000 jiwa ini telah menduduki peringkat puncak sejak 2008. Selanjutnya tetangga jauh kita di selatan(pasifik), yang juga menjadi destinasi wisata karena konon katanya karena keindahan alam yang memukau yaitu New Zeland. Peringkat tiga ditempati oleh negeri yang terletak di semenanjung Iberia negara yang pertama kali menemukan gugusan pulau nusantara dan penjajah pertama kita-Portugal, sedangkan perinkat 4 negeri kelahiran Hitler, negeri para filsuf dan seniman-Austria. Denmark-kompetitor tim Thomas dan Uber di All England pada zaman dahulu di posisi 5.
Sementara itu untuk posisi buncit, negeri para ulama~Syam, sekarang kita mengenalnya degan nama Suriah yang sedang dilanda perang sejak 2011. Kemudian Afganistan, Iraq, Sudan Selatan dan Yaman. Semua negara komplik yang sedang berperang.

Di mana negara kita dan Singapure yang menjadi patron ideal negara maju bagi kelas menengah?

Sebenarnya negara kita tidak jelek-jelek bangat. Dalam Global Peace Index terbaru(2017), Indonesia menempati posisi ke-52 turun 10 tingkat dari tahun sebelumnya. Hanya satu tingkat dibawah negeri Lim Mien Hok~Korea Selatan(51), negeri yang menjadi mimpi remaja puteri untuk liburan. Sedangkan negara paling muda di Asia Tenggara~Timor Leste hanya satu tingkat dibawah kita(53). Adapun tetangga kita, tempat pengemplang uang negara~menyimpan dan menghabiskan uang~ada di peringkat 20 di dunia, sedangkan negara yang ada Taman-kanak Tadika Mesra itu,sekolahnya Upin-Ipin ada di peringkat 29.

Teruslah belajar. Jangan pedulikan orang-orang dewasa pengacau yang suka berseteru. Yang senantiasa mencari-cari perbedaan sebagai alasan untuk bersengketa. Percayalah. Mereka, pada akhirnya, akan menua dengan pertengkaran yang tak henti.

Engkau dan teman-temanmu kini, kami percayakan, untuk membuat perdamaian dunia tidak sebatas lirik lagu dan pepesan kosong yang sering keluar dari mulut orang dewasa.

Tetaplah rendah hati. Sayangi kawan-kawanmu. Dan hindari permusuhan dan pertengkaran. Tak masalah jika mesti mengalah.

****

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close