Jam Tangan Lebih Sekadar Penunjuk Waktu

Ini tentang jam yang lain. Bukan sekadar penunjuk waktu tapi aksesories sebagai penunjang penampilan, yaitu jam tangan.
Seingat saya sampai hari ini baru pernah tiga kali memiliki jam tangan. Pertama ketika kelas 3 SMP. ….Kerret kalau tidak salah merknya, berbentuk persegi dengan kaca penutup cembung, bagian jam berwarna coklat dan tali juga berbahan kulit yang berwarna coklat tua. Jam itu juga bukan beli sendiri tapi sebagai hadiah karena hasil raport yang membuat bangga keluarga dan orang tua saat naik kelas 3. Saya lupa sama sekali saat berpisah dan kenapa berpisah dengannya. Tidak tahu. Rusak atau hilang? Apakah ketika masih SMP atau sudah SMA?

Jam kedua, juga bukan hasil beli sendiri tapi door prize kerika acara outing pada kantor yang pernah saya bekerja. Saya tidak pernah perhatikan merknya, tapi saya yakin harganya murah. Barangkali marchandise sisa dari sebuah program tabungan atau Credit Card untuk menarik nasabah yang telah selesai periodenya. Yang jelas bagian tengah jam itu, titik kumpul ketiga jarum terdapat logo Bank Niaga(menjadi CIMB Niaga saat ini ) dengan warna meraj bata. Kebersamaan antara jam ini dengan saya kurang satu semester. Ketika mudik lebaran, kami bersaudara pulang semua. Abang saya meminta jam tersebut dan saya merelakan. Sangat mudah saya memberikan, karena saya memang terbiasa tidak menggunakan jam tangan.

Lagi-lagi jam saya yang ketiga juga pemberian sebagai hadiah dari kantor yang sama, saya lupa dalam rangka apa saya diberikan jam itu. Jam dengan bentuk dan model serta warna yang sama dengan yang saya dapatkan sebelumnya. Tak ada bedanya. Makanya saya yakin. Jam tersebut adalah marchandise sisa. Sama dengan jam sebelumnya ia (jam ini) tidak berjodoh lama dengan saya. Berselang dua bulan ia bergelantungan di tangan, pada suatu acara arisan para perantau di Jakarta, seorang kerabat juga mengharuska saya melepaskan jam itu lalu berpindah ketangannya. Selepas itu, saya tidak pernah menggunakan jam tangan lagi. Walaupun isteri saya berkali-kali menawarkan untuk memberikan saya sebuah jam sebagai hadiah. Namun selalu saya tolak.

Efek dari tidak menggunakan jam saya terlatih memperkirakan jam dengan mengandalkan posisi matahari. Anak saya heran dan sering menguji kemampuan saya menebak waktu (walaupun saya sering salah memprediksi hasil sepakbola dan Pilkada).

Setelah meluasnya penggunaan telepon seluler, kebutuhan kita akan tangan jam sebagai penunjuk waktu tergantikan olehnya kecuali sebagai aksesoris penunjang penampilan. Kebetulan saya memang tidak terlalu menyukai aksesoris. Selain tidak menggunakan jam tangan, saya juga tidak menggunakan cincin, kalung, gelang apalagi anting.

Konon khabarnya, menurut pakar psikologis: aksesoris digunakan untuk mereka yang kurang percaya diri, tujuannya agar orang-orang yang sedang berhadapan dengan tidak fokus memperhatikannya, tapi pada aksesoris yang melekat pada seluruh bagian tubuhnya. Lain pula hal pada zaman purba aksesoris digunakan agar musuh gentar terhadap penampilan fisik mereka.

Bertolak belakang dengan kedua hal diatas (aksesories untuk mengalihkan fokus dan agar menciut nyali musuh) maka pada zama kolonial masa seorang ‘Mevrov (Nyoya) atau Juafrow (Nona) saat berjalan-jalan di sore hari kelilling kampung disertai dengan seorang jonggos’ dan seekor monyet yang telah jinak. Tujuannya agar pesona kecantikannya semakin menonjol saat orang-orang melihat ke arah mereka secara bergantian (melihat wajah Nyonya-Nona lalu tatap wajah monyet).

Begitulah fungsi aksesories) termasuk jam tangan) dan upaya-upaya manusia agar terlihat menonjol (cantik dan menarik) atau menggentarkan tergantung situasi dan kebutuhan.

****

Al Albana, Andalas 28 Syawal 1439

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close