Arah Pendidikan

Pendidikan saat ini cenderung mengarahkan generasi millennial menjadi ‘bussiness oriented’. Baik itu hubungan antara penyelenggara pendidikan dengan peserta didik ataupun hubungan antara perserta didik dengan disiplin ilmu yang dipilih bukan berdasarkan minat dan ketertarikan melainkan kepada prospek disiplin ilmu itu sebagai jaminan masa depan.

”Kalian belajar di yayasan kami harus bayar sekian juta” atau ”saya mempelajari ini untuk apa?’, “bisakah menupang hidup?”, “berapa lama biaya kuliah akan kembali setelah mendapat pekerjaan”. “Ahh, jurusan apa itu, tidak bisa bikin kaya”. Semua teori ekonomi berlaku di sini ; Prospek masa depan, probabilitas penyerapan alumni di dunia kerja. Persentasi lulusan yang berhasil menjadi Aparatur Sipil Negara. Bahkan sampai perhitungan Break Even Point setelah diterima kerja.

Seakan-akan menjadi manusia-manusia transaksional. Hubungan antar personal selalu menitikberatkan pada imbalan. Jika sekali kita nguping percakapan generasi milenial yakinlah akan mendengar obrolan seperti ini ; ‘Kalau gue baeks sama die untungnya ape coba?’. ‘Gue nggak rugi nggak tegoran sama dia’. ‘keuntungannya apa?, coba? Dan lain sebagainya.

Sehingga pendidikan model Taman Siswa, yang melandaskan ‘among siswa’, perlu diperhatikan kembali, untuk pendidikan anak yang ‘menghargai sebuah hubungan, se-level dengan manusianya sendiri’.
Aspek sopan santun, attitude, menghormati orang tua, menghormati wanita, menjaga alam, itu satu paket, bila orang punya apresiasi terhadap hubungan (personal-relationship).
Jadi, pendidikan tidak melulu memberi apresiasi pada prestasi-prestasi akademis, tanpa memperhitungkan dasar-dasar kemanusiaannya.

****

Kategori Esai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close