Sulap-Selip

Belakangan ini anak saya kecanduan sulap. Diberi kesempatan memegang ponsel lansung buka trik-trik sulap atau rahasia dibalik trik sulap yang ada di Youtube.

“Ayah suka sulap?” Ia bertanya beberapa hari yang lalu. “Suka”, jawab saya sekadarnya. “Pernah nonton sulap?” tukasnya lagi. “Pernah”, jawab saya. Maksudnya nonton lansung bukan di TV atau Youtube ? ia menegaskan . “Waktu SD dulu, Kepala Sekolah pernah mengundang pesulap. Seorang Kakek yang sudah tua dengan jenggot putih. Ia meletakan sebongkah batu yang sangat besar di atas tiga mangkok. Mangkok beling yang terlihat tipis dan ringkih. Batu sebesar roda Vespa Piaggio, barangkali dengan bobot sekitar 40-50 Kg. Tak satupun dari ketiga mangkok itu yang retak apalagi pecah”.

“Oh, pasti ada rahasia dibaliknya yah” ia menyela. “Ya..iyalah, semua sulap pasti ada rahasia dibaliknya. Tapi secara umum orang awam tidak mengetahui teknik yang dibalik permainan sulap, makanya penonton terkagum-kagum menyaksikan. Bahkan kamu yang sudah banyak tahu dibalik rahasia sulap masih saja terkagum-kagum” saya menerangkan. “Asik melihat sulap” jawabnya cengegesan.

“Baru pesulap saja sudah bisa memperdayaimu, bagaimana nanti menghadapi tipu daya Dajjal yang beribu bahkan berjuta-juta kali lipat lebih hebat daripada pesulap”

“Maksud Ayah” ia penasaran.

“Dajjal sanggup mengidupkan orang yang sudah mati, menyembuhkan orang buta, memerintahkan langit untuk hujan, menyuburkan lahan pertanian. Bayangkan! Pohon yang baru ditanam lansung berbuah dan bisa lansung dipanen. Sekejap setelah dipanen berbuah lagi. Siapa yang tidak terpedaya oleh kehebatan seperti itu?”

“Siapa yah?” Ia balik bertanya.

“Orang-orang beriman, yang tekun dan sabar mempelajari Islam. Hanya mereka yang dapat membaca tulisan Kafir yang ada di jidat Sang Dajjal. Sebelihnya tidak, sepintar dan secerdas apapun seseorang, bahkan dengan sederet gelar Profesor Doktor sakalipun, segudang ilmu pengetahuan tak akan mampu mengenali tanda-tanda Dajjal saat berhadapan lansung”.

Ia terdiam, terlihat sedang berfikir keras. Boleh saja kamu terkagum dengan kehebatan pesulap. Tapi mestinya ada yang membuatmu lebih kagum lagi, coba perhatikan Matahari, tanpa tiang penyangga dari bumi, tapi tali penggantung dari langit. Kok bisa berdiam kokoh di langit, tak jatuh ke Bumi atau terbang ke ruang angkasa meninggalkan Bumi dalam kegelapan. Belum lagi jika kamu pikirkan energinya yang tak habis-habis sehingga mampu menerangi Bumi yang sangat luas ini”

Ia tak berkedip.

“Semestinya kekagumanmu terhadap pesulap jangan sampai melebihi kekagumanmu kepada yang menciptakan dan mengendalikan Matahari termasuk Bumi dan segala isinya ini anak muda”, saya menambahkan ‘anak muda’ diakhir pembicaraan karena melihat ekspresinya terlalu serius.

Dasar anak-anak, tak lama berselang saat saya kembali dari toilet ia telah menonton sulap lagi dari youtube.

Kategori My Family

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close