Mufakat Karo

Ingatan saya paling jauh tentang lagu adalah lagu Mufakaik Karo, Ayam Den Lapeh dan Malereang Tabiang. Saat masih usia 6 atau 7 tahunan. Saya tak mampu mengingat lagi apakah saat itu saya sudah sekolah atau belum. Lagu Malereang Tabiang yang dinyayikan oleh Elly Kasim dan Ayam Den Lapeh sangat poluper bahkan hingga hari ini masih sering di putar resepsi pernikahan, radio dan acara lainnya, sedangkan lagu Mufakaik Karo saya tak pernah mendengar lagi, barangkali karena saya memang kurang perhatian terhadap musik. Saya benar-benar tak pernah mendengar lagu ini ketika beranjak remaja, dewasa hingga hari ini.

Entah kenapa dua minggu yang lalu saya teringat lagu ini. Saya ceritakan kepada anak dan isteri tentang lagu ini. Saya hanya mampu mengingat beberapa liriknya secara acak ; usah ditiru, ditiru mufakaik karo, cadiaknyo malam bingyangnyo siang. Jikok hari mulai sanjo,….

Karena desain kerongkongan dan pita suara bukan seperti yang dimiliki oleh Fredy Merkury atau Elly Kasim, sehingga isteri saya hanya mengekrutkan jidat dan menggelengkan kepala sambil berucap “lagu apaan?” saat saya menyanyikan beberapa lirik dari lagu Mufakaik Karo yang mampu saya ingat. Padahal dengan stimulus suara fals itu saya berharap ia mampu meneruskan lagu tadi.

Pagi ini saya membuka aplikasi youtube. Awalnya saya tak yakin ada lagu ini di aplikasi video berbagi ini. Saya masukan kata kunci ‘Mupakaik Karo” dan enter. Lagu yang tidak diketahui penciptanya ini dan dipopulerkan oleh Asben berada pada list paling atas. Saya senang. Dan memutarnya hingga beberapa kali. Pantasan isteri saya bingung saat saya melantunkan beberapa lirik lagu ini, ternyata iramanya memang terlalu jauh melenceng.

Mendengarkan lagu ini, ingatan saya melayang ke masa lalu. Kenangan lebih dari 35 tahun silam. ‘Pagi yang kematangan’ (kira-kira pukul 10). Matahari menyembul dari sela-sela pelepah pohon kelapa yang berjejer rapat di sekeliling rumah. Ibu menjemur padi di halaman sebelah kiri. Tangannya terus mendorong tumpukan butir-butir padi sedemikian rupa; ke kiri, kanan, depan, belakang , agar padi kering sempurna sehingga besok pagi padi bisa dibawa ke penggilingan padi dengan menggunakan tenaga kincir air. Saya sibuk bermain gangsing yang terbuat dari ‘mumbang’ yang disambungkan dengan karet gelang. Lalu diputar-putar dengan menggelindingkannya di tanah searah (berlawan arah) jarum jam.

Saya tidak paham musik dan tidak bisa memainkan alat musik, tapi saya percaya anak-anak remaja yang baru belajar gitar tidak akan kesulitan mengiringi lagu ini karena aransemen yang sangat sedernaha. Lirik-liriknya juga sederhana namun mengandung pesan moral yang berguna.

Pagi ini lagu Mufakaik Karo melamparkan saya ke masa lalu, ada kincir air, menjemur padi, gangsing mumbang adalah artefak masa lalu yang tersisa hanya dalam kenangan sedangkan fisiknya telah tergilas zaman.

P.S ; mumbang ; putik kelapa seukuran telur ayam yang gagal menjadi buah.

Berikut ini lirik ;

Dangakan kawan o lagu mupakaik karo
Cadiaknyo malam o kawan binguangnyo siang
Hari lah hujan o kawan kumpua basamo
Takana pondok yo pondok nan ndak baurang
Hari lah hujan oi kawan duduak basamo
Takana pondok yo pondok nan ndak baurang

Baru lah malam oi kawan banyak pangana
Iko jo iten yo kawan banyak dikana
Ayam bakukuak yo mandeh hari lah siang
Pangana cadiak yo kawan baransua hilang
Ayam bakukuak yo mandeh hari lah siang
Pangana cadiak yo kawan baransua hilang

Reff:

Kok hari siang pangana hilang
Duduak tamanuang cando kuciang tuo
Jikoknyo malam lah mulai datang
Pikiran binguang lah cadiak pulo

Ondeh dunsanak yo kawan dangakan kato
Usah ditiru, ditiru mupakaik karo
Jikok tatiru, tatiru sabana bedo
Alamaik badan yo badan nan ka sansaro
Jikok tatiru, tatiru sabana bedo
Alamaik badan yo badan nan ka sansaro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close