Islam dan Iptek

Ada 800 ayat Al Qur’an yang bicara tentang alam. Ini mesti menjadi basis epistemologi atau landasan teori yang harus kita gali untuk kemajuan peradaban Islam dan dunia. Sayang sejak keruntuhan Khalifah Islamiah terakhir hampir 100 tahun lalu ; Turki Ustmani, kita lebih sering mencari perbedan fikih untuk saling mencela. Sebaliknya menegasikan pengkajian ayat-ayat Alqur’an tentang alam tersebut. Akibatnya kita semakin tertinggal dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dari dunia barat. Ketertinggalan inilah yang menempatkan kita menjadi negara konsumen dari produk negara-negara yang menguasai Iptek sekaligus menjadi kuli untuk perusahaan-perusahaan mereka yang pada mata ranta selanjutnya kita konsumsi.

Islam pernah menguasai dunia pada abad-abad dahulu ketika tradisi ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi bagian hidup dari umat islam, ironisnya saat ini sebagian umat islam anti terhadap iptek dengan alasan kemajuan iptek dapat mengikis akidah.

Pada suatu minggu pagi lebih dari setahun yang lalu, ketika kami sedang merapikan taman di halaman terjadi gempa. Usai gempa kecil dan singkat, dari sebuah Masjid yang tak jauh dari rumah terdengar suara ustaz pembimbing didikan subuh memarahi anak-anak yang berlarian keluar untuk menyelamatkan diri. “Kalian tidak bertawakal, ini rumah Allah. Insya Allah di Rumah Allah ini kita aman”. Saya kaget mendengarnya. Secara ilmu pengetahuan jika terjadi guncangan dahsyat bangunan punya potensi untuk rubuh, termasuk juga masjid. Tergantung kekuatan (scala rifter) gempa dan kekuatan struktur bangunan. Dan wajar anak-anak itu melarikan diri karena mereka tidak mengetahui secara pasti kekuatan gempa dan kekuatan struktur bangunan. Sedangkan tawakal ditempatkan setelah kita beriktiar–termasuk keluar dari bagunan saat gempa terjadi.

Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah keniscayaan bagi umat Islam karena itu merupakan perintah Allah SWT yang tersirat dalam kitab suci Alquran.

Jadi, iptek itu bukan ilmunya orang kafir dan bukan berasal dari Barat. Tapi, iptek itu ilmunya para Nabi. Islam tidak asing dengan iptek. Maka, kita (umat Islam) harus kembali menguasainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close