Rahasia

Covid-19 merupakan virus baru, belum ada seorang ilmuwan atau virolog yang benar-benar ahli, yang mengetahui dengan pasti perihal virus yang telah menginfeksi lebih dari 2,63 juta jiwa dan telah menewaskan 185 ribu jiwa di seluruh dunia. Pengetahuan ilmuwan tentang corona belumlah sempurna, masih tahap awal. Barangkali saja apa-apa yang diyakini hari tentang virus covid-19, belakangan hari ada teori yang menggugurkanya. Bukankah ilmu pengetahuan itu dinamis dan selalu berubah, kebenarannya relatif, termasuk apa yang kita sebut eksak atau ilmu pasti seperti sains dan medis pun tak luput dari dinamisasi.

Satu hal yang membuat saya penasaran yakni penyebaran covid-19 di Indonesia relatif sedikit di banding dengan negara-negera Eropa. Ahh, itu karena Indonesia tidak melakukan rapid tes secara massal seperti di negara-negara maju ; Eropa dan Amerika. Bisa saja jumlah yang terinfeksi di Indoenesia lebih besar dari Amerika, Italy, Spanyol, Perancis, jika dilakukan rapid tes secara massal. Masuk akal juga sih. Jika dibandingkan dengan negara lain dengan kondisi keuangan negera saat ini yang kembang-kempis, total pengecekan rapid test di Indonesia baru mencapai sekitar 48 ribu jiwa, memang relatif sangat kecil dibanding negara-negera Eropa bahkan di banding negara tetangga Malaysia dan Singapura, Indonesia jauh ketinggalan.

Tidak dilakukannya Rapid Test secara massal oleh pemerintah, sehingga jumlah korban terdeteksi terpapar covid-19 relatif sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Namun jika dilihat dari rasio angka kematiannya akibat covid-19 terhadap jumlah penduduk Indonesia pun relatif rendah. Amerika dengan angka kematian 47.000 jiwa dari jumlah penduduknya 328 juta jiwa, sedangkan Indonesia 635 jiwa dari 272 juta jiwa penduduk Indonesia. Rasio yang lumayan kecil. Namun bagaimana pun juga angka 635 adalah jiwa, saudara kita. Bukan sekadar angka-angka statistik seperti cara jubir Corona yang muncul tiap hari di televisi. Menyebut angka kematian nyaris tanpa ekspresi, datar seakan-akan sedang membaca statistik perkembangan ekonomi.

Banyak rahasia dibalik covid-19 ini. Menurut ahli penularannya Covid-19; human to human, dari manusia ke manusia. Melalui percikan saluran pernafasan (droplet) yang keluar saat batuk atau bersin. Bisa juga melalui berjabat tangan, atau melalui benda yang pernah disentuh oleh penderita lalu benda tersebut disentuh orang lain. Maka dari itu WHO dalam mengurangi penyebaran Corona mengimbau Physical distance, menjaga jarak antar manusia, menghindari kerumuman, mencuci tangan sesering mungkin.

Masyarakat Eropa dan Amerika hidup Individualis. Masing-masing hidup sendiri-sendiri, kehidupan sosial mereka hambar, jarang kumpul-kumpul, sedangkan Indonesia rakyat hidup secara komunal, kehidupan sosial hangat, antar tetangga saling sapa, ada tahlilan, ada kenduri, ada arisan, ada mudik dan aneka macam paguyuban, perkumpulan. Tentu saja semua interaksi sosial itu juga memerlukan interaksi fisik. Pendeknya masyarakat Indonesia senang berkerumun. Mangan orang mangan sing penting ngumpul begitu bunyi pepatah Jawa. Kultur masyarakat Indonesia justeru bertolak belakang dengan langkah-langkah pencegahan penyebaran covid-19.

Belum lagi sistim ketahanan kesehatan Indonesia tidak ada apa-apanya dibanding Eropa dan Amerika. Infrastruktur dan teknologi medis kita ketinggalan jauh dibanding mereka.
Seandainya semua hanya disandarkan kepada teori perihal penularan Covid-19, Indonesialah yang paling remuk dan babak belur dihajar oleh corona. Tapi semua itu hanya teori manusia, banyak rahasia di baliknya.

Inilah yang disebut Rahasia Ilahi.

Kategori Telaah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close