Antara Banten Dan Mataram

Pada massa kampanye Pilpres lalu Aceh, Sumatera Barat, dan Banten merupakan basis pemilih “hijau” yang sukar di-“merah”-kan oleh Capres yang didukung oleh Koalisi “Kebangsaan”. Capres yang didukung koalisi “keummatan” dengan Capres yang “didandani” jubah keislaman menang telak di Aceh dan Sumatera Barat sedangkan Banten juga menang meskipun tidak telak.

Saya tidak membicarakan Aceh dan Sumatera Barat. Tidak pula membahas hasil Pilpres lalu, namun Banten. Banten Tempo Doeloe. Banten dan Djawa pada masa awal kedatangan Bangsa Atas Angin, Kolonial bangsa Eropa. Pada abad ke-17.

Membandingkan Kesultanan Mataram dan Kesultanan Banten. Secara umum Mataram (Jawa Tengah, Timur dan Jogja) lebih dahulu menerima Islam dibanding Banten dan Jawa Barat. Demak Bintoro, yang terletak di Jawa Tengah merupakan Kesultanan Islam yang pertama di Pulau Jawa. Meskipun Kesultanan Islam pertama tegak di Jawa Tengah namun Islam di Pulau Jawa berakar di Gresik, Giri Kedaton, Jawa Timur. Bapak para wali songo, Sunan Gresik menyebarkan Islam di tanah Djawa bermula dari Gresik.

Kesultanan Mataram, merupakan kelanjutan Kesultanan Demak, pewaris Majapahit. Sedangkan Kesultanan Banten diprakarsai oleh Sultan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Dengan Sultan Hasanuddin, puteranya sebagai Kesultanan pertama. Mataram terletak di pedalaman dengan corak agraris sedangkan Kesultanan Banten di pesisir, jalur perdagangan dengan corak maritim.

Meskipun lebih belakangan menerima Islam dibanding Mataram, namun pengaruh tradisi Islam pada Kesultanan Banten lebih kuat dan mendalam dibanding Mataram. Mataram dan Banten sama gigih mengusir Belanda di Batavia namun dilatar-belakang yang berbeda. Sultan Agung dari Mataram menyerang Belanda di Batavia didasarkan oleh hasrat ingin berkuasa atas seluruh tanah Djawa. Hasrat berkuasa itu tidak hanya melatarinya menyerang Kolonial Belanda di Batavia namun juga ingin menaklukan Kesultanan Banten, ingin menjadikan Banten dibawah Kekuasaan Mataram. Sedangkan Sultan Ageng Tirtayasa berperang melawan Kolonial Belanda murni karena semangat Islam ; mengusir penjajah yang hendak menguasai kaum muslimin.

Kesultanan Banten mengirimkan pasukan membantu Koalisi Trunojoyo, Karaeng dan Giri Kedaton yang ingin menjatuhkan Sultan yang kejam, Amangkurat I . Namun pada akhirnya gagal karena Amangkurat I meminta bantuan kepada Kolonial Belanda untuk mempertahankan kekuasaan, menggadaikan Mataram kepada Kolonial demi mempertahankan kekuasaan. Akibat dari pemberontakan ini Amangkurat I menggantung 5.000 ulama dan santri karena dituduh memprovokasi rakyat untuk menggoyah kekuasaannya.

Sultan-Sultan Mataram masih menggunakan gelar kebesaran Pra Islam Prabu Pandito Haryo Kusumo, Amangkurat. Amang : Memangku, Rat ; jagat raya, Hamengkubuwono ; memangku Benua, Paku Alam ; Memaku Alam, susunuhan. Semua berasal dari bahasa sangsekerta, warisan Hindu-Budha. Bandingkan dengan gelar Sultan Banten : seperti Maulana Hasanuddin, Maulana Yusuf atau dengan menggunakan kunyah di awal gelar seperti ; Abul Mufakhir, Sultan Abul Ma’ali Ahmad, Sultan Abul Fath Abdul Fattah yang kita kenal dengan Sultan Ageng Tirtayasa. Percis seperti nama-nama Sultan di Negeri Arab atau Persia, tentu tidak demikian dengan gelar kebesaran Sultan Mataram.
Sultan Mataram menggantungkan kebesaran kepada kebesaran Majapahit, sedangkan Sultan Banten kepada kebesaran Islam.

Begitulah gambaran pada abad ke-17, perbedaan Kesultanan Banten di pesisir bercorak maritim dengan Kesultanan Mataram di pedalaman bercorak agraris. Sudah lebih tiga abad, meskipun tidak sekental dulu–karena telah diacak-acak oleh kolonial dan demokrasi–perbedaan corak keberislaman antara Mataram dan Banten namun setidaknya masih terlihat pada Pilpres lalu.

Kategori Historia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close