Full Day School Jawaban Defisit Moral

Kapitalisme telah merubah seluruh sendi kehidupan masyarakat,termasuk dunia pendidikan. Industrialisasi yang dijalankan oleh Kapitalis tidak hanya menguras sumber daya alam namum juga memeras keringat rakyat untuk bekerja sepanjang hari, akibatnya orang tua kehilangan waktu untuk membentuk karakter,akhlak dan moral anak-anaknya.

Dulu, orang-tua mengirim anak ke sekolah untuk mendapat ilmu, Sekarang, orang-tua mengirim anak ke sekolah dengan harapan mendapatkan ilmu dan sekaligus untuk memperbaiki akhlaknya.
Dulu, urusan akhlak dan penanaman nilai-nilai moral adalah urusan orang-tua dan keluarga besar.

Ada perubahan persepsi tentang pendidikan dan apa yang semestinya jadi tugas utama sekolah.
Ini fenomena masa transisi dari era keluarga besar menuju keluarga inti (kecil) di suatu masyarakat pasca industrialisasi.

Ketika peran-peran pembentukan karakter,akhkak dan moral beralih dari keluarga(orang-tua) ke sekolah.
Karena para orang-tua saat jadi terlalu sibuk mencari nafkah, mereka berharap bahwa beban tugas menanamkan akhlak,moral dan etika bisa dialihkan ke sekolah. Merekapun bersedia bekerja lebih keras lagi dan membayar uang sekolah yang lebih tinggi, asalkan instisusi(sekolah) mau mengambil alih hal-hal yang dulu menjadi tugas orang-tua/keluarga besar.

Itu juga menjelaskan, mengapa sekarang (kelihatannya) lebih banyak orang mengirim anaknya ke pesantren. Dan berbagai keluhan muncul di kalangan masyarakat soal defisit moral/akhlak. Bukan soal defisit keilmuan.

Gagasan Menteri Pendidikan juga bukan ditujukan untuk mengantisipasi defisit keilmuan, tapi menggambarkan persepsi dia tentang “defisit moral” yang menurutnya makin urgent untuk ditangani.

 

Al Albana, Padang 21 Safar 1439

Kategori Esai, Telaah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close